Senin, 29 Oktober 2012

Aku: Lakon Sandiwara Kehidupan

Aku:

Lakon Sandiwara Kehidupan

Episode Airmata:
Bersama rumput yang melayu
Beriring daun bergugur
Pahit itu sesak
Kala kudapati
Ramai drama penindasan
Berdesak angkara murka
Menjilat-jilat api kejahatan

Oh: riuhnya panggung itu

Episode Tawa:
Bersama ceria anak manusia
Tanpa dosa
Ada tangan terulur
Berbumbu cinta
Ada senyum terukir
Bernama pengertian

Langkah- langkah kecil
Tapaki kerikil-kerikil permata
Kaki-kaki bertelanjang
Kecipak ditingkah manis
Senyum semesta

Episode Bimbang:
Kemana mesti kugiring langkah
Ke kedamaian yang fana
Atau ke keabadian nan gulita
Seperti Simalakama
Pahit mesti kusepah
Pahitpun kutelan

Episode Tanya: ?
Bertanya: ?
Untuk apa?
Kepada siapa?

Episode Tanpa Suara: Senyap
Karena aku:
Lakon itu
Sandiwara itu
Kehidupan sesaat

Ah, biar saja melangkah
Tanpa kata
Asalkan hati ini
Masih bernyawa
Masih menyala

Aku:
Lakon kehidupan
Sandiwara yang
Berbisik makna

_Semarang, 2010_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih banyak telah berkunjung dan memberikan feedback/komentar di blog ini.

Mohon untuk tidak menyematkan link hidup dan spamming lainnya. Jika tetap ada akan saya hapus.


Salam,