Selasa, 28 Oktober 2014

TIPS PERAWATAN CLODI (CLOTH DIAPERS)*


Cara Mencuci Clodi Sebelum Pemakaian Pertama Kali (prewash)


  1. Saat pertama kali memiliki clodi lakukanlah prewash. Prewash bisa dilakukan dengan mencuci menggunakan tangan atau menggunakan mesin cuci. Berbeda dengan pakaian biasa yang cukup dicuci sekali, prewash pada cloth diaper sebaiknya dilakukan minimal 3 kali (cuci – kering – cuci – kering- cuci – kering – pakai). Tujuan dilakukannya prewash adalah menghilangkan lapisan finishing pada proses pembuatan atau proses pengepakan. Selain membuat cloth diapers lebih sehat, penghilangan lapisan finishing ini juga membuat cloth diapers lebih mudah menyerap pipis dan noda pup sangat cloth diapers digunakan lebih mudah terangkat.
  2. Pilihlah deterjen yang tidak mengandung bahan pemutih atau pelembut. Dan gunakan takaran setengah dari saran pencucian yang disyaratkan deterjen. Hindari penggunaan sabun mandi karena mengandung lemak yang bisa mengurangi daya serap.
  3. Untuk clodi model Velcro atau perekat, sebelum mencuci tempelkan Velcro pada tab. Ini penting dilakukan agar Velcro tidak rusak saat pencucian, yang berarti memperpanjang usia Velcro.
  4. Jika clodi terkena pee saja cukup dengan mengguyurkan air banyak2 atau disemprot juga bisa sampai bau pee hilang, jangan dikucek kecuali membersihkan pup, pertama buang kotoran pup sampai bersih baru kemudian dikucek menggunakan detergen,  kadang pup masih meninggalkan noda tapi jangan khawatir dengan menjemur dibawah terik matahari secara alami akan menghilangkan noda.
  5. Pencucian bisa dilakukan secara manual atau menggunakan mesin cuci. Hindari menggunakan sikat pada proses pencucian. Sebisa mungkin pastikan bahwa proses pencucian tidak menyisakan deterjen, hingga perasan terakhir dicek bunda, sampai busanya benar2 tidak ada, karna nantinya akan meninggalkan residu detergen yang bisa mengakibatkan kebocoran pada clodi.
  6. Hindari mencuci menggunakan air panas terutama untuk outer berbahan PUL. Sebaiknya gunakan air biasa atau suam-suam kuku.
  7. Penjemuran menggunakan sinar matahari langsung lebih disarankan kerena kering lebih maksimal dan menghilangkan noda yang tersisa.

Bagaimana Jika Clodi Bocor? **

Banyak mommies yang mengeluhkan kenapa clodi (popok kain modern) yang dipakai baby gampang bocor. Padahal baru dipakai 1-2jam saja. Kondisi kebocoran ini makin mengusik terutama untuk mommies yang baru pertama kali mencoba nikmatnya clodi. Ditambah sebelumnya memakai popok sekali pakai tanpa kebocoran walau dipakai lebih dari 8jam (wow kasian ya babynya). Pengalaman kebocoran clodi tampak sangat menyiksa batin serasa rugi luar dalam hehehe Tidak seberat itu kok Mom’s, Untuk menghindari kebocoran, mommies dapat melakukan hal2 berikut ini :



1.     Prewash dan Washing clodi

Pastikan clodi di prewash sebelum digunakan. Tata cara prewash sesuai dengan petunjuk yang diberikan pabrikan clodi tersebut. (sudah dijelaskan di atas)



2.    Cream/Lotion

Pastikan saat menggunakan cream/lotion (misalnya saat ruam popok), gunakan liner (di indonesia disebut fleece liner) di atas inner clodi. Fungsi liner ini untuk menghindari paparan cream pada inner clodi. Karena inner clodi yang terpapar cream/lotion akan jadi repellent (menolak air) sehingga menyebabkan clodi bocor. Selain itu pisahkan pencucian liner yang terkena cream tadi dengan clodi yang lainnya.



3.    Letak kebocoran

a.    Bocor bagian atas (depan)

Pastikan saat memakai clodi, insert clodi bagian depan tidak tertarik keluar sehingga menyebabkan insert yang basah akan mengenai pakaian bayi juga outer clodinya. Karena tekanan misalnya saat baby tengkurap, menyebabkan pee rembes keluar. Ujung clodi harus rata tidak nyembul bagian insertnya (misalnya insertnya kegedean/kekecilan) sehingga menyebabkan pee rembes.



b.   Bocor dari sisi kaki

Hal ini bisa terjadi karena : clodi sudah jenuh (pee banyak) atau terlalu lama mengganti clodi. Jika bertipe pee banyak (heavy wetter) maka sebaiknya tambahkan double insert/memakai insert yang memiliki daya tampung banyak. Jika hanya memiliki insert standar (microfiber 3 layer) bisa dengan mengganti clodi lebih sering untuk menghindari kebocoran. Jangan meninggalkan baby heavy wetter selama berjam2 dan tidak diganti clodinya sesegera mungkin karena dipastikan clodi akan bocor. Standar pemakaian sehat, selalu ganti clodi maksimal 4 jam sekali.



Bagaimana jika pee sedikit tapi tetap bocor di bagian sisi kaki? Mungkin permasalahan ada pada ketidakcocokan bentuk clodi untuk bayi mommies. Fit kah clodi yang saya pakai ini? Cara untuk mengetahui fit atau tidak desain clodi untuk baby anda adalah sebagai berikut :

Saat memakai clodi, posisikan terlentang, lalu angkatlah kedua kaki baby anda, jika di sela2 paha nya terdapat celah/rongga/tidak rapat, maka cobalah gunakan kancing/pengaturan size pada sisi depan clodi, lalu tarik dan rapatkan karet elastic clodi pada paha nya.



Bagaimana jika di adjust size M terlalu ketat hingga menyebabkan red mark (membekas merah), tapi jika di adjust size L jadi terlalu longgar? Mungkin clodi yang mommies gunakan kurang pas/fit di badan baby dan sebaiknya mencoba dengan merk lain yang sesuai.



c.   Bocor bagian belakang

Sama dengan point a, pastikan insert terpasang dengan benar dan tidak menyembul keluar ke pinggang baby. Karena dapat menyebabkanclodi rembes, juga membasahi baju baby anda.



d.    Pastikan jika mommies menggunakan fitted diaper jangan lupa melapisinya dengan diaper cover untuk mencegah pee rembes keluar.



4.    Repelling

Repelling adalah kondisi clodi yang menolak air (tidak menyerap air) karena sesuatu sebab tertentu, diantaranya : residu sabun cuci clodi, terpapar cairan pelembut/pemutih/detergent yang tidak aman untuk clodi, di setrika, air cuci kurang bersih (mengandung lumpur, besi, ph tinggi, dll). Untuk mengecek apakah

terjadi repelling, mommies dapat mengambil clodi bersih dan kering. Lalu siram

inner dengan sekian milliliter air. Jika air tidak terserap, maka clodi sudah

repellent. Clodi yang repellent juga menyebabkan kebocoran. Oleh karena itu diperlukan stripping untuk mengembalikan performa clodi. 




Cara Stripping CLODI



Cara 1 : Simpel

Rendam insert yang sudah dicuci bersih dengan air hangat 40°C. Bilas dengan air hingga air buangan tidak berbusa lagi.



Cara 2: Baking soda + Cuka

Takaran 1-2 sendok makan baking soda untuk 6 cover + 12 lapisan penyerap, air setinggi cucian (+/- 10 liter), diamkan 30 menit - 1 jam

Bilas hingga bersih

Pada bilasan terakhir tambahkan 3-4 sendok makan cuka, air setinggi cucian, diamkan 15-30 menit

Boleh dibilas sekali lagi atau langsung dikeringkan

Jemur 30 menit (jika di-spin/dikeringkan di mesin cuci) - 1 jam (tidak di-spin) di terik matahari, selebihnya (sampai kering) di tempat teduh yang sirkulasi udaranya lancar. 



Cara 3 : RLR Treatment 

RLR adalah nama salah satu laundry treatment yang dipakai untuk menghilangkan residu, komposisi utamanya soda api atau natrium karbonat. Bunda bisa memakai soda api curah yang dijual di toko kimia jika kesulitan menemukan RLR.

Cara Pakai: Rendam outer clodi dan insert yang telah dicuci dengan 1 bungkus RLR (+/- 2 sendok makan) selama 30 menit sambil sesekali dikucek. Bilas dengan air hingga air sisa buangan tidak berbusa lagi. Agar hasil maksimal untuk pembilasan insert bisa juga menggunakan mesin cuci dan langsung ke bagian rinse/pembilasan. Satu bungkus RLR dapat digunakan untuk 15-18 set clodi beserta insertnya.



Cara 3 : Magic Clean Treatment

Cuci pakaian dengan sabun khusus clodi. Lalu bilas dengan 'Magic Clean' dengan takaran 1-2 sdm. Rendam 10 menit, lalu bilas hingga cucian tidak berbusa lagi. "Magic Clean membuat pakaian harum dan bersih serta menghilangkan residu pada pakaian.



Happy cloth diapering Moms ^­_^



*Disarikan dari berbagai sumber

** Artikel 'Mengapa Clodi saya bocor, oleh: Herawati Kusumastuti, yang disarikan dari berbagai sumber :
1. http://www.cottonbabies.com/product_info.php?products_id=764
Cloth Diapers: Why Are My Cloth Diapers Leaking?
2. http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20111003123325AAyCe9r
Why
are my FuzziBunz cloth diapers leaking around the legs?
3. http://www.mothering.com/community/t/1322277/all-of-my-cloth-diapers-leak-what-am-i-doing-wrong
All of my cloth diapers
leak. What am I doing wrong?
4. http://diapering.wallypop.net/infohelp.html
Help! I'm Having A Problem! My Diaper is Leaking?


by Cha~Cha Shop. SMS/WA 085 729 021 512 Pin BB 7F2017B 

**Dapatkan produk bayi, anak dan dewasa lainnya di Cha~Cha Online Shop. Happy Shopping**




Senin, 27 Oktober 2014

Selamat Hari Blogger Nasional

Bismillahirrahmanirrahim, 

27 Oktober 2014
Umm.... suer baru tahu kalau hari ini adalah hari Blogger Nasional. Selamat hari blogger deh buat para pecinta blog and blogger di seluruh Indonesia. hurray! selamat berkarya dalam blog-blog inspiratif kalian.

Malu juga sih mau nulis ini, saya ini masih pendatang baru cupu unyu di dunia perbloggeran. Nulis masih sesuka mood, tulisan masih berantakan, bahasa masih asal jeblak aja. Yah, begitulah. semoga tulisan-tulisan saya tidak hanya menjadi sampah di kapling blog.

Bagiku, ngeblog adalah 'Me Time' saatnya menyegarkan diri setelah seharian berkutat dengan bayi dan pekerjaan rumah yang sebrek dan kadang hanya sedikit tapi sampai berjam-jam menyelesaikannya disela panggilan alam si Baby Hasna.
Benar, Me Time yang membuatku sejenak melupakan segala keluh kesah dan lintasan-lintasan pikiran yang seharian bersliweran di kepala. Ibarat rumah ke sekian juga, tempatku berhenti dan rehat sejenak. Seperti diary juga, yang membuatku merasa nyaman bercerita segala macam hal. Hm... saya ini termasuk orang yang sering malu untuk berpendapat, maka jarang sekali menulis status panjang di facebook. Jadi, cukuplah saya menulis di blog segala pikiran dan argumen tentang sesuatu; bisa tentang perasaan, tentang pengalaman, apa yang kulihat, yang kudengar, yang kualami, dll. Bahkan blog pun (kadang) menjadi media untuk promosi jualan lewat review-review produk yang pernah kupakai dan available di OS ku.

Blog tempat segalanya, tapi bukan berarti tempat sampah ya, meskipun jadi tempatku nyampah rasa dan kata. hahaha.
Seperti saat ini, ingin rasanya menuliskan tentang ingar-bingar di luar sana; tentang kabinet kerja, tentang Susi Pudjiastuti, atau hanya tentang seorang anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang di sekitarku. Tapi, sudahlah. lagi-lagi saya bukan seorang ahli untuk berbicara masalah itu. Besok kalau sudah ada wktu lagi mungkin bisa corat-coret curcol tentang bu Susi itu.

Ah ya, sekali lagi, selamat hari blogger Nasional. Uuf... masih teramat banyak kata yang ingin terucap, apa daya bayi dan suami sudah memnggil. hihihi.

Hari ini bertepatan juga dengan ulang tahun adik Iparku, Rizki Agung Triyono. Met Ultah, brader! Met Ultah, Om Rizki,,,, Barakallah... wish U all d best!

Bravo Blogger Indonesia!  



Sabtu, 25 Oktober 2014

LET’S GO GREEN! HAPPY CLOTH DIAPERING

Jauh sebelum clodi (cloth diaper) populer seperti saat ini, aku bersama sahabatku berjualan popok kain washable produksi seorang Ibu rumah tangga (eh, ibu pengusaha ding!) kenalan kami. Merk clodinya ‘Sajida’; persis seperti clodi yang beredar saat ini hanya saja inner pocketnya menggunakan bahan katun dan outernya bahan katun yang dilapisi kain semacam perlak. Harganya cukup mahal menurut kami, di tahun 2007 dengan modal Rp.500.000 kami hanya mendapatkan clodi sekitar 30pcs. Rasanya sangat berat menawarkannya kepada calon customer kami. Harga jualnya untuk ukuran paing kecil (S) Rp. 18.000 dan waktu itu belum ada inovasi clodi one size.  
 
Kami ingat hanya ada beberapa Pcs yang terjual meskipun mulut kami berbusa-busa menawarkan kepada para ibu. Harganya mahal dan belum teruji kualitasnya, kata mereka. Meskipun telah berbekal hasil penelitian bahaya pospak sekaligus kampanye go green, tetap saja masih sedikit yang berminat membeli. Sebagian lagi yang mencoba akhirnya protes karena pemakaian clodi selama 3 jam sudah lembab. Ya, ekspektasi mereka melangit! Berharap daya serap clodi sama dengan pospak.

Sempat down dan menyesal jualan clodi tapi tetap berlanjut semangatnya meskipun belum banyak yang beli. Dalam hati kami niatkan untuk ikut berkampanye cinta lingkungan, minimal orang-orang tahu ada alternatif penggunaan pospak agar lingkungan tetap bersih. Reuse, reduce, recycle kuncinya.

Saat kami semakin sibuk, beberapa jualan terbengkalai. Waktu itu hanya bisa menghandle jualan jilbab karena konsumennya adalah mahasiswa teman-teman kami sendiri sehingga tidak perlu mencari pasar lebih jauh. Clodi yang masih banyak itu pun akhirnya mangkrak dan sebagian kami jadikan kado saat ada teman kami yang melahirkan, sebagian lagi kami simpan barangkali bermanfaat saat punya baby kelak.

Setelah tinggal di Wonosobo pasca lulus S1, seorang ummahat yang cukup akrab denganku membagi pengalamannya seputar clodi dan ASIP. Ilmu yang sangat bermanfaat bagiku yang belum menikah. Dalam hati waktu itu bertekad untuk memakai clodi jika kelak punya anak sendiri.

Setelah menikah, ternyata persiapan persalinan menguras dana yang tak sedikit. Bayangan untuk membeli clodi yang harga persatuannya rata-rata tujuh puluh ribu perlahan lenyap. Saat tiba-tiba ‘clodi’ terlintas di pikiran dan meminta suami membelinya, dijawabnya dengan kalimat yang membuatku hamper menangis. Nanti ya, sayang… kalau kita punya rejeki berlebih; toh masih cukup pakai popok kain biasa dulu. Kasihan juga kan bayi baru lahir dipakein clodi?. Dan aku pun terdiam tak berani lagi meminta.

Suatu hari seorang sahabat menengok baby hasna yang berumur tiga pecan. Betapa terkejut-gembira-riang-senang saat kado dari sahabat itu berisi 1 set clodi pocket dengan 1 insert. Wah, Alhamdulillah rejeki. Hehehe. *mak irits
Setelah itu, lebih rajin lagi ngomporin ayah Hasna buat beli clodi. Hihihi. *kedipkedip.

Oia, pertama kalinya clodi kado itu dipakai waktu Hasna ikut pengajian bersama setelah sekian lama Arin izin. Suami sudah mulai tergoda beli clodi karena harga psopak jauh lebih mahal meskipun kelihatannya kecil.

Tiap ada kesmpatan nyoba browsing harga clodi berkualitas tapi harga miring. Untungnya waktu masih hamil sempat tanya ke tamn-teman yang sudah lebih dulu punya anak dan beberapa merekomendasikan belanja clodi di tempat yang sama. Jadilah Arin ngintip profil FB sellernya, chattingbuat kenalan dulu, lalu ngeloby lagi tapi belum diacc lagi.

Tahu-tahu sewaktu online, mba nya penjual clodi apload promo clodi import merk babyland 1 set pocket dengan 2 insert microfiber. Hm… nyoba ngebandingin sama harga clodi yang sebelumnya pernah arin jadi reseller bedanya cukup banyak. Ngelobi ayah Hasna lagi dan Alhamdulillah kali ini disetujui. Jadinya beli 3pcs clodi babyland (3 atau 4 deh). Pilih motif-transfer-dan nggak sabar nunggu clodinya datang. Hehehe.

Alhamdulillah, setelah sampai rumah senangnya bukan main. Tapi memang jarang makaikan Hasna clodi. Di rumah selalu dipakaikan celana biasa. Pakai clodi/pospak saat bepergian saja. Alhamdulillah, ternyata ini jadi jalan juga buat Arin bisa jualan clodi. Kulakan sedikit demi sedikit dari mbaknya. Lama kelamaan, si Ayah pun semakin ‘menyadari’ enaknya dan pentingnya pakai clodi (selain lebih hemat tentunya). Memang sih, untuk beli pertama kalinya terlihat sangat mahal; jadinya harus berniat untuk investasi dan menjaga lingkungan. Daripada beli pospak yang sekali pakai tapi merusak lingkungan lebih baik beli clodi dengan pengeluaran awal lebih besar tapi bisa dipakai berkali-kali (bahkan ada yang bilang bisa sampai lebih dari dua tahun dengan perawatan yang tepat) dan tidak perlu beli pospak lagi atau hanya beli pospak untuk kondisi darurat seperti mudik ke wonosobo yang jarang matahari dan clodi nya tiak cepat kering.

Setelah nyoba beberapa merk clodi, akhirnya nemu yang fit buat Hasna. (yang ngga fit ada pumpkins sama baby oz cover). Tapi perlu dicatat ya moms, clodi tidak fit bagi seorang bayi bisa jadi fit buat bayi yang lain. Jadi buat tahu fit atau tidak memang harus nyoba beberapa merk; karena secara umum bahan yang digunakan untuk membuat clodi adalah bahan berkualitas tinggi yang aman untuk bayi dan lingkungan.

Beberapa clodi yang cocok buat Hasna:

Babyland (untuk 3-16 kg)
Awal pakai clodi babyland tentu saja karena ada promo, tapi setelah pemakaian beberapa kali ternyata enak juga. Bahannya adem dan tidak kaku, pilihan warna dan coraknya pun sangat beragam. Alhamdulillah sejauh ini tidak sampai bocor pakai sekitar 3-4 jam. Eh, pernah bocor ding, waktu itu pulang ke Wonosobo dan Hasna keasyikan bobok sampai digendong-gendong sama budhe-nya, akhirnya kebangun karena clodinya bocor samping, kepenuhan.

babyland

Babyland biasanya satu paket dilengkapi dengan 2 insert. Harga normal (sebelum diskon) untuk insert microfiber Rp.85.000*, dan insert bamboo Rp. 110.000*. dari testimony beberapa orang, insert bamboo daya serap lebih baik tapi lebih lama keringnya. Saya belum pernah mencoba insert bamboo karena harganya lebih mahal.

Pempem! (3-16kg)
Mencoba merk pempem! Karena banyak teman yang cocok dengan merk ini. Alhamdulillah cukup fit juga (meskipun lama kelamaan bagian perutnya sering bocor saat hasna tengkurap). Pempem punya tiga tipe clodi: Velcro full motif, Velcro solid (ada motif tapi di velcronya saja), dan pempem! Snap.  Saya pakai pempem! Yang menggunakan Velcro/perekat, memakaikannya cukup mudah tetapi ketika bayi mulai mengekplorasi sekitarnya ia akan asyik memainkan velcronya. Bagian perut pempem! Juga cukup lebar dan bahannya tidak lentur sehingga terkadang agak bergeser ketika bayi makin aktif.  
 
pempem
Anyway, sejauh ini enak pakai pempem!. Oia, pempem! Juga punya tiga macam insert. Ada insert litty (dibuat dari kombinasi bamboo dan katun, bentuknya lembaran sehingga lebih mudah mencuci dan mengeringkannya, harganya pun lebih murah dibandingkan insert pempem! Yang lain); insert microfiber; dan bamboo.

Lagi-lagi saya memakai pempem! Yang paling murah, Velcro dengan insert litty yang dibandrol Rp.74.000*. untuk harga dengan insert lain dan motif lain tentu lebih mahal.

Nih, penjelasan yang lebih detail tentang pempem!

Harga Cloth Diaper Pempem Velcro : Paket dengan Insert Litty : Rp 74.000* Paket dengan Insert Microfiber : Rp 76.000* Inser Bamboo Rp 35.000* Insert Mikro Rp 37.000*  
Pempem cloth diaper adalah cloth diaper made in Indonesia. Pempem termasuk jenis pocket diaper. Motifnya lucu-lucu ^_^. Sudah menggunakan lapisan PUL yang waterproof sebagai outer. Motif terdapat pada velcronya. Terdapat 2 jenis insert dalam paket pempem yaitu insert microfiber dan insert Litty  
Spesifikasinya sebagai berikut :
Outer : Menggunakan polyester yang dilapisi PUL. Inner : Suede Cloth Tab : Velcro Ukuran : One Size, memiliki adjustable snap untuk setting ukuran S/M/L Insert : Microfiber :Insert microfiber pempem! terdiri dari 3 lembar microfiber terry dengan ukuran standart 13cm x 35cm, bisa digunakan untuk insert pocket cloth diaper lain Litty : Insert terbuat dari campuran bahan bambu & katun .Insert Litty memiliki performance yang lebih baik daripada insert ultrathin bambu, baik dari aspek daya serap, daya tahan material, kecepatan pengeringan, dan kemudahan penggunaan.

GG B-Dipe (3-15kg)
Mencoba GG B-dipe juga karena beberapa teman cocok, sekaligus beli saat ada promo potongan harga sampai 15%. Sewaktu melihat penampakann GG pertama kali agak kecewa karena bentuknya yang terlihat lebih kecil. Ternyata setelah dipakaikan malah lebih fit di badan Hasna dibanding pempem!. Bahannya halus dan agak elastis sehingga bisa seperti melekat di badan tanpa membuat bayi kesempitan. GG B-Dipe ini juga dilengkapi leg gusset dan inner gusset untuk mencegah bocor samping dan insertnya pun insert sty dry sehingga terasa kering/tidak lembab saat kena cairan.
 
Inner gusset n leg gusset (merk nathabam)


GG pun ada banyak tipe dan motif. Tipe paling murah adalah tipe e-dipe, harganya sekitar Rp.67.000* bahan sama dengan tipe yang lain tapi tidak dilengkapi inner gusset dan belum sty dry. GG B-Dipe dibandrol Rp. 75.000* untuk solid, dan lebih mahal untuk B-dipe motif.
GeeGallery yang memproduksi clodi dan segala macam perclodian mulai dari menspad sampai diaper dewasa pun terus berinovasi menciptakan bentuk dan model/motif baru. GG 

T-dipe pants bahkan dilengkapi dengan 2 insert; satu berfungsi sebagai insert clodi dan satu insert berfungsi sebagai training pant. Produk baru GG ada clodi tutu yang motifnya cantik.
Ini juga penjelasan yang lebih detail tentang clodi GG

GG E-Dipe
Merupakan Eco Cloth diaper cutting besar dengan tetap mempertahankan kualitas Ukuran penggunaan :
Berat : < 15kg
Lingkar pinggang : < 55cm Lingkar paha : < 32cm Rise : < 44cm Lapisan luar : Polyester Polyuretane Laminated (PUL) Lapisan dalam : Microfleece Bahan Penyerap : 3ply Microfiber FBZ T360 (200cc), Non Stay Dry Insert Closure : Hoop & Loop (Velcro) Asal : 100% Indonesia Fitur :
Cross Over : yes
Laundry Tab : yes Inner Gusset : No Tersedia Varian : Black Owl, Blue Train, Green Outer Space Harga @Rp67.000*

GG
 GG B-Dipe
Ukuran penggunaan :
Berat : < 15kg
Lingkar pinggang : < 55cm Lingkar paha : < 32cm Rise : < 44cm Spesifikasi:
Lapisan luar : Polyester Polyuretane Laminated (PUL)
Lapisan dalam : Microfleece dg inner gusset Bahan Penyerap : Microfiber Terry yg dilapisi Microfleece (Stay Dry Insert) Adjusble : Velcro di pinggang dan Snap di paha Asal : Indonesia Varian :
Solid : true red, Orange, lavender, Lite blue, Apple Green, Dusty Pink
Motif : Jungle,Denim,Hedgehog,Aeroplane,Alphabet,galaxy,Ship,Girafe,Bird,Tartan

GG T-Dipe
      GG T-Dipe
Terbaru dari geegallery, GG T-Dipe, merupakan 2 in 1 product yang berfungsi sebagai training pant dan pull up diapers. Solusi untuk batita yg aktif bergerak, fit and trim. Lapisan luar : Polyester Polyuretane Laminated (PUL) Lapisan dalam : Microfleece Bahan Penyerap :- Stay Dry
Insert : 3ply Microfiber FBZ T360 dan 1ply microfleece (220cc)- Training Pad : 1ply Microfiber FBZ T360 (65cc) Adjusble :
Leg : Snap (S-XL)
Waist : tab with 2 coloum snap Asal : 100% Indonesia Fiture lain : Inner gusset, Insert Stoper Warna : Solid : Lite Blue, Lite Purple, True Red, Orange, AppleGreen Motif : Denim, Aeroplane, Giraffe, Alphabet, Ships, Bird, Galaxy, Floral, Stripe Harga : Standar (8-20kg) Rp. 82.000* ( 1 celana warna Solid + 1 insert + 1 training pad) Rp. 84.000* ( 1 celana motif + 1 insert + 1 training pad)
Jumbo (15-30kg) Rp 95.000* ( 1 celana warna Solid + 1 insert L + 1 training pad) Hanya tersedia Warna Solid

GG Tutu
Kini GG hadir dengan inovasi baru yaitu Clodi dengan model Tutu (Renda di bagian belakang Clodi) GG Cloth Diaper adalah produk lokal Indonesia yang didesain senyaman mungkin untuk bayi, menggunakan bahan berteknologi tinggi, mudah digunakan, lebih nyaman dan sehat serta ekonomis karena dapat digunakan berulang-ulang. Spesifikasi Outer: Polyester Polyuretane Laminated (PUL) Inner: Microfleece Insert: 3 ply Microfiber T360 dengan 1 ply Microfleece Adjustable: Velcro & Snap Ukuran Maksimum Berat: < 15 kg Lingkar Perut: < 55 cm Lingkar Paha: < 32 cm Rise: < 45 cm
Sementara hanya ada warna merah,ungu & biru muda Price Rp 84.000*

*harga bisa berubah sewaktu-waktu

Tentunya masih banyak sekali merk dan varian clodi. Mulai dari yang bahan outernya beludru, ada tutu nya yang bikin baby girl tambah unyu, corak dan warna beragam, pants, dll. Sebenarnya sih pengen juga nyoba semua merk clodi sehingga bisa lebih enak buat ngasih saran kalau ada customer yang Tanya-tanya. Tapi, cukuplah beberapa merk itu. Intinya sih sudah tahu dasar bahan dan spec nya.

Oia, ada teman yang pernah bercerita katanya merk clodi yang paling bagus itu merk ‘sobi’. Hm… sedikit tidak setuju sih karena dengan begitu dia menjudge merk clodi yang lain kualitasnya kurang baik. Katany karena yang paling laris di tempatnya merk sobi. Hehe. Cuma bisa tertawa dengarnya, dan akhirnya menjelaskan kembali ke teman yang satu ini kalau semua merk clodi bagus hanya saja tidak semua bayi cocok dengan merk clodi yang sama. Hamper sama kaya orang deawasa mau beli baju/sandal/sepatu atau apapun; kita cocok dengan merk itu tapi banyak orang yang tidak cocok.

Beberapa merk clodi yang ditawarkan di Cha~Cha Shop sih selain babyland, GG, pempem!, ada sobi, cluebebe, minikiniz, pokado, bamboola minky, baby oz, dll.
Kalau sekarang, clodi local juga banyak bermunculan. Clodi local ini harganya bersaing lho, info dari salah satu grup seputar clodi di facebook katanya kualitasnya juga cukup bagus, tapi ada juga sih beberapa orang di grup itu yang menyesal membeli. Semua kembali ke pilihan masing-masing sih, kalau ingin yang harganya murah banget bisa jadi kualitasnya juga berbeda dengan standar. J

Oia, Arin bagi tips milih clodi nih buat bunda:
  1. Cari info sebanyak-banyaknya tentang clodi sebelum memutuskan untuk membeli satu merk tertentu (lebih baik cari dari spec produknya, karena testimony setiap orang bisa berbeda karena belum tentu fit), tapi memang harus mencoba beberapa merk sampai tahu mana yang fit untuk anak kita sendiri.
  2. Hitung keperluan pemakaian clodi. Caranya, jika anak akan memakai clodi selama 24 jam (sebaiknya sih tidak) hitung pemakaian clodi antara 3-4 jam sehingga selama sehari butuh sekitar 6-8pcs clodi, maka butuh sedikitnya 12pcs clodi. Satu lusin clodi ini pun dengan asumsi kita rajin mencuci clodi setelah pemakaian. Bisa juga stok lebih sedikit tapi dengan resiko sesekali bayi tidak dipakaikan clodi dan tidak hujan sehingga setiap hari bisa kering. Sebaiknya memang tidak memakaikan clodi selama 24 jam terlebih untuk bayi yang memiliki riwayat ruam popok/kulitnya sensitive.
  3. Sesuaikan dengan kantong dan siasati. Harga rata-rata clodi sekitar Rp.70.000, jika terlalu berat untuk membeli sekaligus 1 lusin tentu lebih baik membeli beberapa pcs terlebih dahulu. Jika memungkinkan, sebelum kelahiran si dedek bayi sudah punya beberapa pcs clodi sehingga tinggal menambah sedikit demi sedikit. Contohnya bisa dianggarkan dalam pengeluaran bulanan misalkan setiap bulan beli 2-3pcs. Jika seperti saya yang ibu rumah tangga, bayi saya sampai bisa merangkak hanya saya pakaikan clodi ketika bepergian, jalan-jalan sore, dan kadang malam hari. Selebihnya hanya pakai celana. Setelah bisa merangkak, lebih banyak dipakaikan clodi untuk mengantisipasi pipis di sembarang tempat dan repot ngepel lantai untuk ngilangin najisnya.
  4. Sesuaikan dengan kondisi lingkungan. Maksudnya, sesuaikan dengan cuaca daerah sekitar. Bagi yang tinggal di daerah panas memilih semua merk dan model clodi akan lebih mudah karena akan cepat kering. Bagi yang di daerah dingin dan lembab, model insert yang bentuknya lembaran akan lebih nyaman dan cepat kering. Insert yang berbentuk lembaran contohnya insert litty pempem! dan insert eucalyptus cluebebe
  5. Membeli insert tambahan. Insert lebih lama waktu pengeringannya dibandingkan pocket/cover clodi. Untuk itu sangat perlu menambah koleksi insert. Insert tambahan juga bisa dipakaikan dobel buat bayi yang heavy wetties alias pipisnya banyak agar tidak cepat bocor. Untuk merk clodi made in china seperti babyland, sobi, bamboola, minikinizz dll biasanya dijual satu paket dengan dua insert sehingga tak perlu membeli insert tambahan dan bisa sedikit lebih hemat
  6. Membeli item tambahan (jika perlu) seperti: *Liner (untuk melapisi inner pocket agar saat terkena pup, yang bernoda adalah linernya bukan innernya sehingga lebih mudah saat mencuci. *Laundry bag (bagi mommies yang mencuci dengan mesin cuci, laundry bag akan membantu clodi tetap aman saat dicuci)
  7. Pilih motif dan warna yang sesuai. Banyak sekali macam motif dan warna clodi dari berbagai merk, kalau saya sendiri lebih suka memilih warna dan motif netral sehingga bisa dipakai untuk babyboy/girl (meskipun saya juga punya yang warna dan motif girly untuk babygirl Hasna). Tapi ada juga yang lebih suka mengkhususkan untuk anak cewek/cowoknya. Ini berkaitan dengan budget juga lho,,, kalau mau mengkhususkan tentu butuh dana lebih banyak untuk membeli clodi. Lebih baik lagi yang tidak usah memperhatikan motif/warna karena setelah memakai clodi, juga dipakaikan celana agar pahanya tidak terlihat (mengajari anak untuk menjaga daerah itu dari pandangan orang lain juga).
Kurang lebih itu moms, buat yang mau happy happy cloth diapering. Asyik juga ko pakai clodi, selain warna dan motifnya lucu-lucu, seneng juga kan kalau kita bisa dapat pahala karena ikut menjaga lingkungan?. Yukyuk!

sobi minqy
 
bamboola minky
 
cluebebe pants
 
minikinizz
(next, tentang tips perawatan clodi. wait beauty, moms ^^)