Sabtu, 25 Oktober 2014

LET’S GO GREEN! HAPPY CLOTH DIAPERING

Jauh sebelum clodi (cloth diaper) populer seperti saat ini, aku bersama sahabatku berjualan popok kain washable produksi seorang Ibu rumah tangga (eh, ibu pengusaha ding!) kenalan kami. Merk clodinya ‘Sajida’; persis seperti clodi yang beredar saat ini hanya saja inner pocketnya menggunakan bahan katun dan outernya bahan katun yang dilapisi kain semacam perlak. Harganya cukup mahal menurut kami, di tahun 2007 dengan modal Rp.500.000 kami hanya mendapatkan clodi sekitar 30pcs. Rasanya sangat berat menawarkannya kepada calon customer kami. Harga jualnya untuk ukuran paing kecil (S) Rp. 18.000 dan waktu itu belum ada inovasi clodi one size.  
 
Kami ingat hanya ada beberapa Pcs yang terjual meskipun mulut kami berbusa-busa menawarkan kepada para ibu. Harganya mahal dan belum teruji kualitasnya, kata mereka. Meskipun telah berbekal hasil penelitian bahaya pospak sekaligus kampanye go green, tetap saja masih sedikit yang berminat membeli. Sebagian lagi yang mencoba akhirnya protes karena pemakaian clodi selama 3 jam sudah lembab. Ya, ekspektasi mereka melangit! Berharap daya serap clodi sama dengan pospak.

Sempat down dan menyesal jualan clodi tapi tetap berlanjut semangatnya meskipun belum banyak yang beli. Dalam hati kami niatkan untuk ikut berkampanye cinta lingkungan, minimal orang-orang tahu ada alternatif penggunaan pospak agar lingkungan tetap bersih. Reuse, reduce, recycle kuncinya.

Saat kami semakin sibuk, beberapa jualan terbengkalai. Waktu itu hanya bisa menghandle jualan jilbab karena konsumennya adalah mahasiswa teman-teman kami sendiri sehingga tidak perlu mencari pasar lebih jauh. Clodi yang masih banyak itu pun akhirnya mangkrak dan sebagian kami jadikan kado saat ada teman kami yang melahirkan, sebagian lagi kami simpan barangkali bermanfaat saat punya baby kelak.

Setelah tinggal di Wonosobo pasca lulus S1, seorang ummahat yang cukup akrab denganku membagi pengalamannya seputar clodi dan ASIP. Ilmu yang sangat bermanfaat bagiku yang belum menikah. Dalam hati waktu itu bertekad untuk memakai clodi jika kelak punya anak sendiri.

Setelah menikah, ternyata persiapan persalinan menguras dana yang tak sedikit. Bayangan untuk membeli clodi yang harga persatuannya rata-rata tujuh puluh ribu perlahan lenyap. Saat tiba-tiba ‘clodi’ terlintas di pikiran dan meminta suami membelinya, dijawabnya dengan kalimat yang membuatku hamper menangis. Nanti ya, sayang… kalau kita punya rejeki berlebih; toh masih cukup pakai popok kain biasa dulu. Kasihan juga kan bayi baru lahir dipakein clodi?. Dan aku pun terdiam tak berani lagi meminta.

Suatu hari seorang sahabat menengok baby hasna yang berumur tiga pecan. Betapa terkejut-gembira-riang-senang saat kado dari sahabat itu berisi 1 set clodi pocket dengan 1 insert. Wah, Alhamdulillah rejeki. Hehehe. *mak irits
Setelah itu, lebih rajin lagi ngomporin ayah Hasna buat beli clodi. Hihihi. *kedipkedip.

Oia, pertama kalinya clodi kado itu dipakai waktu Hasna ikut pengajian bersama setelah sekian lama Arin izin. Suami sudah mulai tergoda beli clodi karena harga psopak jauh lebih mahal meskipun kelihatannya kecil.

Tiap ada kesmpatan nyoba browsing harga clodi berkualitas tapi harga miring. Untungnya waktu masih hamil sempat tanya ke tamn-teman yang sudah lebih dulu punya anak dan beberapa merekomendasikan belanja clodi di tempat yang sama. Jadilah Arin ngintip profil FB sellernya, chattingbuat kenalan dulu, lalu ngeloby lagi tapi belum diacc lagi.

Tahu-tahu sewaktu online, mba nya penjual clodi apload promo clodi import merk babyland 1 set pocket dengan 2 insert microfiber. Hm… nyoba ngebandingin sama harga clodi yang sebelumnya pernah arin jadi reseller bedanya cukup banyak. Ngelobi ayah Hasna lagi dan Alhamdulillah kali ini disetujui. Jadinya beli 3pcs clodi babyland (3 atau 4 deh). Pilih motif-transfer-dan nggak sabar nunggu clodinya datang. Hehehe.

Alhamdulillah, setelah sampai rumah senangnya bukan main. Tapi memang jarang makaikan Hasna clodi. Di rumah selalu dipakaikan celana biasa. Pakai clodi/pospak saat bepergian saja. Alhamdulillah, ternyata ini jadi jalan juga buat Arin bisa jualan clodi. Kulakan sedikit demi sedikit dari mbaknya. Lama kelamaan, si Ayah pun semakin ‘menyadari’ enaknya dan pentingnya pakai clodi (selain lebih hemat tentunya). Memang sih, untuk beli pertama kalinya terlihat sangat mahal; jadinya harus berniat untuk investasi dan menjaga lingkungan. Daripada beli pospak yang sekali pakai tapi merusak lingkungan lebih baik beli clodi dengan pengeluaran awal lebih besar tapi bisa dipakai berkali-kali (bahkan ada yang bilang bisa sampai lebih dari dua tahun dengan perawatan yang tepat) dan tidak perlu beli pospak lagi atau hanya beli pospak untuk kondisi darurat seperti mudik ke wonosobo yang jarang matahari dan clodi nya tiak cepat kering.

Setelah nyoba beberapa merk clodi, akhirnya nemu yang fit buat Hasna. (yang ngga fit ada pumpkins sama baby oz cover). Tapi perlu dicatat ya moms, clodi tidak fit bagi seorang bayi bisa jadi fit buat bayi yang lain. Jadi buat tahu fit atau tidak memang harus nyoba beberapa merk; karena secara umum bahan yang digunakan untuk membuat clodi adalah bahan berkualitas tinggi yang aman untuk bayi dan lingkungan.

Beberapa clodi yang cocok buat Hasna:

Babyland (untuk 3-16 kg)
Awal pakai clodi babyland tentu saja karena ada promo, tapi setelah pemakaian beberapa kali ternyata enak juga. Bahannya adem dan tidak kaku, pilihan warna dan coraknya pun sangat beragam. Alhamdulillah sejauh ini tidak sampai bocor pakai sekitar 3-4 jam. Eh, pernah bocor ding, waktu itu pulang ke Wonosobo dan Hasna keasyikan bobok sampai digendong-gendong sama budhe-nya, akhirnya kebangun karena clodinya bocor samping, kepenuhan.

babyland

Babyland biasanya satu paket dilengkapi dengan 2 insert. Harga normal (sebelum diskon) untuk insert microfiber Rp.85.000*, dan insert bamboo Rp. 110.000*. dari testimony beberapa orang, insert bamboo daya serap lebih baik tapi lebih lama keringnya. Saya belum pernah mencoba insert bamboo karena harganya lebih mahal.

Pempem! (3-16kg)
Mencoba merk pempem! Karena banyak teman yang cocok dengan merk ini. Alhamdulillah cukup fit juga (meskipun lama kelamaan bagian perutnya sering bocor saat hasna tengkurap). Pempem punya tiga tipe clodi: Velcro full motif, Velcro solid (ada motif tapi di velcronya saja), dan pempem! Snap.  Saya pakai pempem! Yang menggunakan Velcro/perekat, memakaikannya cukup mudah tetapi ketika bayi mulai mengekplorasi sekitarnya ia akan asyik memainkan velcronya. Bagian perut pempem! Juga cukup lebar dan bahannya tidak lentur sehingga terkadang agak bergeser ketika bayi makin aktif.  
 
pempem
Anyway, sejauh ini enak pakai pempem!. Oia, pempem! Juga punya tiga macam insert. Ada insert litty (dibuat dari kombinasi bamboo dan katun, bentuknya lembaran sehingga lebih mudah mencuci dan mengeringkannya, harganya pun lebih murah dibandingkan insert pempem! Yang lain); insert microfiber; dan bamboo.

Lagi-lagi saya memakai pempem! Yang paling murah, Velcro dengan insert litty yang dibandrol Rp.74.000*. untuk harga dengan insert lain dan motif lain tentu lebih mahal.

Nih, penjelasan yang lebih detail tentang pempem!

Harga Cloth Diaper Pempem Velcro : Paket dengan Insert Litty : Rp 74.000* Paket dengan Insert Microfiber : Rp 76.000* Inser Bamboo Rp 35.000* Insert Mikro Rp 37.000*  
Pempem cloth diaper adalah cloth diaper made in Indonesia. Pempem termasuk jenis pocket diaper. Motifnya lucu-lucu ^_^. Sudah menggunakan lapisan PUL yang waterproof sebagai outer. Motif terdapat pada velcronya. Terdapat 2 jenis insert dalam paket pempem yaitu insert microfiber dan insert Litty  
Spesifikasinya sebagai berikut :
Outer : Menggunakan polyester yang dilapisi PUL. Inner : Suede Cloth Tab : Velcro Ukuran : One Size, memiliki adjustable snap untuk setting ukuran S/M/L Insert : Microfiber :Insert microfiber pempem! terdiri dari 3 lembar microfiber terry dengan ukuran standart 13cm x 35cm, bisa digunakan untuk insert pocket cloth diaper lain Litty : Insert terbuat dari campuran bahan bambu & katun .Insert Litty memiliki performance yang lebih baik daripada insert ultrathin bambu, baik dari aspek daya serap, daya tahan material, kecepatan pengeringan, dan kemudahan penggunaan.

GG B-Dipe (3-15kg)
Mencoba GG B-dipe juga karena beberapa teman cocok, sekaligus beli saat ada promo potongan harga sampai 15%. Sewaktu melihat penampakann GG pertama kali agak kecewa karena bentuknya yang terlihat lebih kecil. Ternyata setelah dipakaikan malah lebih fit di badan Hasna dibanding pempem!. Bahannya halus dan agak elastis sehingga bisa seperti melekat di badan tanpa membuat bayi kesempitan. GG B-Dipe ini juga dilengkapi leg gusset dan inner gusset untuk mencegah bocor samping dan insertnya pun insert sty dry sehingga terasa kering/tidak lembab saat kena cairan.
 
Inner gusset n leg gusset (merk nathabam)


GG pun ada banyak tipe dan motif. Tipe paling murah adalah tipe e-dipe, harganya sekitar Rp.67.000* bahan sama dengan tipe yang lain tapi tidak dilengkapi inner gusset dan belum sty dry. GG B-Dipe dibandrol Rp. 75.000* untuk solid, dan lebih mahal untuk B-dipe motif.
GeeGallery yang memproduksi clodi dan segala macam perclodian mulai dari menspad sampai diaper dewasa pun terus berinovasi menciptakan bentuk dan model/motif baru. GG 

T-dipe pants bahkan dilengkapi dengan 2 insert; satu berfungsi sebagai insert clodi dan satu insert berfungsi sebagai training pant. Produk baru GG ada clodi tutu yang motifnya cantik.
Ini juga penjelasan yang lebih detail tentang clodi GG

GG E-Dipe
Merupakan Eco Cloth diaper cutting besar dengan tetap mempertahankan kualitas Ukuran penggunaan :
Berat : < 15kg
Lingkar pinggang : < 55cm Lingkar paha : < 32cm Rise : < 44cm Lapisan luar : Polyester Polyuretane Laminated (PUL) Lapisan dalam : Microfleece Bahan Penyerap : 3ply Microfiber FBZ T360 (200cc), Non Stay Dry Insert Closure : Hoop & Loop (Velcro) Asal : 100% Indonesia Fitur :
Cross Over : yes
Laundry Tab : yes Inner Gusset : No Tersedia Varian : Black Owl, Blue Train, Green Outer Space Harga @Rp67.000*

GG
 GG B-Dipe
Ukuran penggunaan :
Berat : < 15kg
Lingkar pinggang : < 55cm Lingkar paha : < 32cm Rise : < 44cm Spesifikasi:
Lapisan luar : Polyester Polyuretane Laminated (PUL)
Lapisan dalam : Microfleece dg inner gusset Bahan Penyerap : Microfiber Terry yg dilapisi Microfleece (Stay Dry Insert) Adjusble : Velcro di pinggang dan Snap di paha Asal : Indonesia Varian :
Solid : true red, Orange, lavender, Lite blue, Apple Green, Dusty Pink
Motif : Jungle,Denim,Hedgehog,Aeroplane,Alphabet,galaxy,Ship,Girafe,Bird,Tartan

GG T-Dipe
      GG T-Dipe
Terbaru dari geegallery, GG T-Dipe, merupakan 2 in 1 product yang berfungsi sebagai training pant dan pull up diapers. Solusi untuk batita yg aktif bergerak, fit and trim. Lapisan luar : Polyester Polyuretane Laminated (PUL) Lapisan dalam : Microfleece Bahan Penyerap :- Stay Dry
Insert : 3ply Microfiber FBZ T360 dan 1ply microfleece (220cc)- Training Pad : 1ply Microfiber FBZ T360 (65cc) Adjusble :
Leg : Snap (S-XL)
Waist : tab with 2 coloum snap Asal : 100% Indonesia Fiture lain : Inner gusset, Insert Stoper Warna : Solid : Lite Blue, Lite Purple, True Red, Orange, AppleGreen Motif : Denim, Aeroplane, Giraffe, Alphabet, Ships, Bird, Galaxy, Floral, Stripe Harga : Standar (8-20kg) Rp. 82.000* ( 1 celana warna Solid + 1 insert + 1 training pad) Rp. 84.000* ( 1 celana motif + 1 insert + 1 training pad)
Jumbo (15-30kg) Rp 95.000* ( 1 celana warna Solid + 1 insert L + 1 training pad) Hanya tersedia Warna Solid

GG Tutu
Kini GG hadir dengan inovasi baru yaitu Clodi dengan model Tutu (Renda di bagian belakang Clodi) GG Cloth Diaper adalah produk lokal Indonesia yang didesain senyaman mungkin untuk bayi, menggunakan bahan berteknologi tinggi, mudah digunakan, lebih nyaman dan sehat serta ekonomis karena dapat digunakan berulang-ulang. Spesifikasi Outer: Polyester Polyuretane Laminated (PUL) Inner: Microfleece Insert: 3 ply Microfiber T360 dengan 1 ply Microfleece Adjustable: Velcro & Snap Ukuran Maksimum Berat: < 15 kg Lingkar Perut: < 55 cm Lingkar Paha: < 32 cm Rise: < 45 cm
Sementara hanya ada warna merah,ungu & biru muda Price Rp 84.000*

*harga bisa berubah sewaktu-waktu

Tentunya masih banyak sekali merk dan varian clodi. Mulai dari yang bahan outernya beludru, ada tutu nya yang bikin baby girl tambah unyu, corak dan warna beragam, pants, dll. Sebenarnya sih pengen juga nyoba semua merk clodi sehingga bisa lebih enak buat ngasih saran kalau ada customer yang Tanya-tanya. Tapi, cukuplah beberapa merk itu. Intinya sih sudah tahu dasar bahan dan spec nya.

Oia, ada teman yang pernah bercerita katanya merk clodi yang paling bagus itu merk ‘sobi’. Hm… sedikit tidak setuju sih karena dengan begitu dia menjudge merk clodi yang lain kualitasnya kurang baik. Katany karena yang paling laris di tempatnya merk sobi. Hehe. Cuma bisa tertawa dengarnya, dan akhirnya menjelaskan kembali ke teman yang satu ini kalau semua merk clodi bagus hanya saja tidak semua bayi cocok dengan merk clodi yang sama. Hamper sama kaya orang deawasa mau beli baju/sandal/sepatu atau apapun; kita cocok dengan merk itu tapi banyak orang yang tidak cocok.

Beberapa merk clodi yang ditawarkan di Cha~Cha Shop sih selain babyland, GG, pempem!, ada sobi, cluebebe, minikiniz, pokado, bamboola minky, baby oz, dll.
Kalau sekarang, clodi local juga banyak bermunculan. Clodi local ini harganya bersaing lho, info dari salah satu grup seputar clodi di facebook katanya kualitasnya juga cukup bagus, tapi ada juga sih beberapa orang di grup itu yang menyesal membeli. Semua kembali ke pilihan masing-masing sih, kalau ingin yang harganya murah banget bisa jadi kualitasnya juga berbeda dengan standar. J

Oia, Arin bagi tips milih clodi nih buat bunda:
  1. Cari info sebanyak-banyaknya tentang clodi sebelum memutuskan untuk membeli satu merk tertentu (lebih baik cari dari spec produknya, karena testimony setiap orang bisa berbeda karena belum tentu fit), tapi memang harus mencoba beberapa merk sampai tahu mana yang fit untuk anak kita sendiri.
  2. Hitung keperluan pemakaian clodi. Caranya, jika anak akan memakai clodi selama 24 jam (sebaiknya sih tidak) hitung pemakaian clodi antara 3-4 jam sehingga selama sehari butuh sekitar 6-8pcs clodi, maka butuh sedikitnya 12pcs clodi. Satu lusin clodi ini pun dengan asumsi kita rajin mencuci clodi setelah pemakaian. Bisa juga stok lebih sedikit tapi dengan resiko sesekali bayi tidak dipakaikan clodi dan tidak hujan sehingga setiap hari bisa kering. Sebaiknya memang tidak memakaikan clodi selama 24 jam terlebih untuk bayi yang memiliki riwayat ruam popok/kulitnya sensitive.
  3. Sesuaikan dengan kantong dan siasati. Harga rata-rata clodi sekitar Rp.70.000, jika terlalu berat untuk membeli sekaligus 1 lusin tentu lebih baik membeli beberapa pcs terlebih dahulu. Jika memungkinkan, sebelum kelahiran si dedek bayi sudah punya beberapa pcs clodi sehingga tinggal menambah sedikit demi sedikit. Contohnya bisa dianggarkan dalam pengeluaran bulanan misalkan setiap bulan beli 2-3pcs. Jika seperti saya yang ibu rumah tangga, bayi saya sampai bisa merangkak hanya saya pakaikan clodi ketika bepergian, jalan-jalan sore, dan kadang malam hari. Selebihnya hanya pakai celana. Setelah bisa merangkak, lebih banyak dipakaikan clodi untuk mengantisipasi pipis di sembarang tempat dan repot ngepel lantai untuk ngilangin najisnya.
  4. Sesuaikan dengan kondisi lingkungan. Maksudnya, sesuaikan dengan cuaca daerah sekitar. Bagi yang tinggal di daerah panas memilih semua merk dan model clodi akan lebih mudah karena akan cepat kering. Bagi yang di daerah dingin dan lembab, model insert yang bentuknya lembaran akan lebih nyaman dan cepat kering. Insert yang berbentuk lembaran contohnya insert litty pempem! dan insert eucalyptus cluebebe
  5. Membeli insert tambahan. Insert lebih lama waktu pengeringannya dibandingkan pocket/cover clodi. Untuk itu sangat perlu menambah koleksi insert. Insert tambahan juga bisa dipakaikan dobel buat bayi yang heavy wetties alias pipisnya banyak agar tidak cepat bocor. Untuk merk clodi made in china seperti babyland, sobi, bamboola, minikinizz dll biasanya dijual satu paket dengan dua insert sehingga tak perlu membeli insert tambahan dan bisa sedikit lebih hemat
  6. Membeli item tambahan (jika perlu) seperti: *Liner (untuk melapisi inner pocket agar saat terkena pup, yang bernoda adalah linernya bukan innernya sehingga lebih mudah saat mencuci. *Laundry bag (bagi mommies yang mencuci dengan mesin cuci, laundry bag akan membantu clodi tetap aman saat dicuci)
  7. Pilih motif dan warna yang sesuai. Banyak sekali macam motif dan warna clodi dari berbagai merk, kalau saya sendiri lebih suka memilih warna dan motif netral sehingga bisa dipakai untuk babyboy/girl (meskipun saya juga punya yang warna dan motif girly untuk babygirl Hasna). Tapi ada juga yang lebih suka mengkhususkan untuk anak cewek/cowoknya. Ini berkaitan dengan budget juga lho,,, kalau mau mengkhususkan tentu butuh dana lebih banyak untuk membeli clodi. Lebih baik lagi yang tidak usah memperhatikan motif/warna karena setelah memakai clodi, juga dipakaikan celana agar pahanya tidak terlihat (mengajari anak untuk menjaga daerah itu dari pandangan orang lain juga).
Kurang lebih itu moms, buat yang mau happy happy cloth diapering. Asyik juga ko pakai clodi, selain warna dan motifnya lucu-lucu, seneng juga kan kalau kita bisa dapat pahala karena ikut menjaga lingkungan?. Yukyuk!

sobi minqy
 
bamboola minky
 
cluebebe pants
 
minikinizz
(next, tentang tips perawatan clodi. wait beauty, moms ^^) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih banyak telah berkunjung dan memberikan feedback/komentar di blog ini.

Mohon untuk tidak menyematkan link hidup dan spamming lainnya. Jika tetap ada akan saya hapus.


Salam,