Minggu, 29 Januari 2017

Membangun Ketahanan Keluarga, Apa Pentingnya?

Kajian Ummahat Membangun Ketahanan Keluarga Bersama Ustadzah Dyah Woro Haswini Sabtu, 28 Januari 2017 Masjid An-Nur Lamper Tengah. Oleh Komunitas Home Schooling Muslim Nusantara (HSMN) Semarang.



Beberapa hari yang lalu seorang teman bercerita, mencoba sharing dan mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi temannya.
Temannya, seorang istri yang berusia sekitar 30an. Ia tinggal bersama suami dan anak tirinya yang masih berusia sekolah dasar. Tak jauh dari tempat tinggalnya, hidup bapak mertua yang sakit-sakitan dan setiap hari anak menantunya itu bertugas membawakan obat untuknya. Naas, hari itu saat dia datang  tiba-tiba si bapak mertua hendak melecehkannya. (maaf) beliau memeluk, mau mencium dan sudah melorotkan celana kolornya. Beruntung dia bisa melarikan diri dan selamat dari nafsu bejat itu. Trauma, tentu saja, maka ia mengunci pintu rumah dan mengurung diri di dalam kamar hingga suaminya kembali dari kerja. Alih-alih membelanya, si suami justru menganggap ceritanya seperti angin lalu dan hanya mengatakan untuk jangan dekat-dekat dengan bapaknya.
Mendengar cerita itu saya geram dan takut. Teringat kisah-kisah yang pernah dipaparkan oleh beberapa orang dalam sebuah seminar mengenai pelecehan-pelecehan yang dilakukan justru oleh keluarga dekatnya.